|
[ Weekly Interview ]
INTERVIEW WITH SOULMATE
.........................................................................................................................
|
|
STANDING PARTY DAN OUTDOOR PARTY
|
|
.........................................................................................................................
|
Event Organizer (EO) atau Wedding Planner adalah salah satu
elemen penting dalam suatu acara pesta pernikahan. EO ini
jugalah yang berperan penting terhadap jalannya pesta pernikahan.
Mulai dari pemilihan konsep pernikahan, apa saja yang harus
dilakukan demi lancarnya suatu acara pernikahan, sampai dengan
hal-hal kecil yang menyangkut segala sesuatu pada saat pesta
pernikahan berlangsung. Informasi apa sajakah yang bisa
dibagikan oleh EO atau Wedding Planner kepada calon mempelai?
Berikut hasil wawancara clickweddinglist.com dengan
Sdr. Rudi Surjadjaja selaku salah satu Owner
dari Soulmate Wedding Partner.
(CWL = clickweddinglist.com ; SM = Soulmate)
|
|
CWL : Bisa dijelaskan apa kelebihan dan kekurangan dari Standing Party dan Outdoor Party?
SM : Kalau kelebihan dari standing atau outdoor party yang pasti tamu bisa lebih banyak dan kalau dari sisi para undangan, mereka lebih suka karena acaranya tidak panjang jadi untuk mereka yang sibuk mereka bisa tetap melanjutkan kegiatan mereka. Lalu dari pengantinnya sendiri mereka bisa mingle jadi bisa ketemu sama para undangan dan hemat waktu. Intinya Standing Party (Outdoor/Indoor) lebih simple.
CWL : Kalau kekurangannya?
SM : Kalau kekurangannya, kita tidak bisa menahan tamu, dalam artian tamu mau datang jam berapa atau pulang jam berapa terserah mereka. Lalu yang penting juga adalah saat Standing Party kita harus bisa memilih catering yang bagus (kalau pesannya dari luar), secara servis khususnya dan bisa dipercaya, supaya makanan yang disediakan sesuai dengan jumlah yang dipesan. Lalu kekurangan dari Standing Party, ruangan jadi kotor, kontrol juga jadi lebih sulit. Untuk yang outdoor, masalah utamanya adalah cuaca, antara hujan atau panas banget.
"...Kelebihan dari standing atau outdoor party yang pasti tamu bisa lebih banyak ..."
CWL : Lalu bagaimana cara untuk mengatasi masalah tamu yang pulang sebelum foto?
SM : Iya.. itu memang masalah yang sangat sering terjadi di Standing Party, tapi masalah seperti itu bisa diantisipasi dengan cara membuat acara foto session tidak di akhir acara, tapi mulai di tengah-tengah acara, dicicil sampai akhir. Atau bisa juga dengan meniru adat jawa, jadi waktu tamu menyalami kedua mempelai langsung sekaligus diminta untuk foto, tapi ini efektif kalau undangannya banyak. Terus yang bisa dilakukan juga agar mempelai tetap bisa foto dengan para undangan adalah saat mempelai mingle.
CWL : Nah.. satu masalah lagi yang sering muncul adalah, saat tamu jadi ‘nakal’, dalam artian belum waktunya makan tapi sudah curi start duluan?
SM : Untuk masalah itu, biasanya kita menempatkan satu kru kita di tiap jalur makanan untuk menjaga makanan sampai pada waktunya makan. Atau bisa juga diakali dengan menyediakan snack yang memang boleh dimakan dulu sebelum makanan utama dan itu biasanya efektif.
CWL : Kemudian untuk acara, acara-acara apa saja yang cocok untuk Standing Party?
SM : Pada dasarnya tema acara itu tergantung sama mempelai, maunya mereka bagaimana, jadi tidak ada standar khusus. Tapi kalau menurut saya dan pernah saya lakukan adalah acara yang juga melibatkan audience/tamu undangan lebih baik, jadi tamu tidak cuma datang, makan, foto lalu pulang, karena dengan Standing Party memang lebih memungkinkan untuk melibatkan undangan dalam acara dari pada pesta meja.
CWL : Mungkin bisa dibagikan tips-tips yang harus diperhatikan pada saat memilih pesta outdoor?
SM : Yang pasti sesuaikan budget dan berapa tamu yang mau yang diundang. Lalu tips untuk memilih tempat di outdoor adalah perkirakan cuaca, kapasitas gedungnya, fasilitas apa aja yang bisa didapat. Kemudian jangan memesan souvenir yang berat dan besar karena akan menganggu tamu pada saat makan, atau bisa juga souvenir dibagikan di akhir acara. Lalu untuk mempelai sendiri, khususnya yang wanita usahakan pilih gaun yang lebih simple, tidak terlalu panjang dan berat supaya saat mingle bisa lebih enak dan tidak capai, lalu juga sesuaikan make up, khususnya kalau pesta outdoor.
CWL : Lalu kan ada juga undangan-undangan yang dari luar kota, bagaimana cara mengakomodasi mereka, khususnya kalau tempat yang disewa agak “mbulet” jalannya?
SM : Ya kalau seperti itu ya bisa disediakan peta aja untuk para undangan yang dari luar kota, lalu juga bisa disediakan valet service, khususnya untuk orang-orang tua agar jalannya tidak terlalu jauh. Kemudian bisa disediakan baliho-baliho atau penunjuk jalan agar para tamu bisa tahu di mana acaranya.
CWL : Akhir-akhir ini sering terjadi kejahatan pada pengantin, yaitu perampokan uang angpao, bagaimana cara mengantisipasinya?
SM : Yang harus dilakukan adalah bekerja sama dengan security gedung, untuk standby dekat meja angpao, mungkin kalau indoor tidak terlalu berbahaya ya, tapi kalau outdoor itu yang harus agak ketat penjagaannya. Lalu jangan pakai kotak angpao yang konvensional, kalau bisa pakai yang model podium dan ada gemboknya, jadi susah untuk dibuka dan untuk dibawa lari karena berat.
CWL : Menurut anda, vendor apakah yang harus dipesan pertama kali dan berapa lama?
SM : Ya yang benar harusnya EO ataupun Wedding Planner, karena kalau memesan EO pertama kali maka EO bisa membantu calon mempelai dalam memilih acara dan hal-hal lainnya, tapi memang di Surabaya banyak yang justru kalau EO pesennya terakhir saja karena banyak yang menganggap bahwa EO itu kerjanya ya cuma waktu hari H saja. Kalau waktu yang baik untuk membooking adalah 6 bulan untuk tanggal-tanggal yang biasa, tapi kalau tanggal-tanggal yang bagus/favorit, seperti 09-09-09 atau 10-10-10 kalau bisa 1 tahun akan lebih baik.
CWL : Pertanyaan terakhir adalah, bisa dijelaskan kenapa orang harus memakai jasa dari Soulmate?
SM : Yang pertama adalah klien langsung di handle oleh owner, jadi tidak dialihkan ke anak buah. Kemudian calon mempelai bisa mengkonsep acaranya sendiri maunya seperti apa, kemudian kita yang melengkapi itu juga bisa disesuaikan dengan budget yang dipunya dan termasuk pengaturan jadwalnya. Lalu saat bekerja, Soulmate selalu bekerja dengan tim yang tetap dan sudah punya posisi yang dikuasai masing-masing, Soulmate juga hanya menerima satu klien saja dalam satu hari jadi kita benar-benar focus, kita juga membantu calon mempelai mulai dari awal, jadi mulai dari awal mereka mengkonsep acaranya sampai juga kalau mereka bingung memilih vendor pendukung lainnya, jadi kita benar-benar ‘merencanakan’ pernikahan mereka dan bukan sekedar jadi organizer pada saat hari H saja, karena itulah nama kita Soulmate Wedding Partner, dan kita di sini hadir sebagai Wedding Planner yang membuat ‘plan’ untuk calon mempelai, bukan wedding organizer. Dan satu lagi kita hanya bergerak di wedding saja, yang termasuk event wedding, engagement, dan wedding anniversary, jadi untuk corporate atau birthday ataupun event-event lain kita tidak menerima.
|
[ By: clickweddinglist.com ]
|